Pada tanggal 4 Agustus 2023, Hang Seng mengalami penurunan untuk hari ketiga berturut-turut, ditutup turun 0,49% menjadi 19.200,87. Indeks saham Cina Enterprise (HSCE) juga turun 0,26% ke posisi 6,652.16, sementara indeks Hang Seng berjangka kontrak Agustus 2023 mengalami penurunan yang signifikan, yaitu anjlok 2,50% ke posisi 19527.
Penurunan tersebut terjadi karena saham berjangka AS mengalami penurunan tajam, sehingga menekan kinerja Hang Seng. Data PMI service China bulan Juli yang kuat tidak cukup untuk mengangkat sentimen karena masih ada kekhawatiran tentang pemulihan ekonomi yang tidak merata.
Di pasar global, Wall Street juga masih melemah, meskipun ada aksi bargain hunting sebelum rilis data NFP (Nonfarm Payrolls) malam ini. Di sisi lain, harga minyak WTI naik lebih dari 1% mendekati $80,5 per barel setelah Arab Saudi dan Rusia mengumumkan perpanjangan pengurangan produksi minyak, yang dapat mempengaruhi sentimen pasar.
Secara teknikal, Vibiz Research Center memperkirakan bahwa indeks Hang Seng akan mengalami rebound. Berikut adalah level Support dan Resistance untuk Hang Seng:
- “Support” terdekat berada di 19440, dan jika berhasil ditembus, dapat melanjutkan penurunan ke S1 hingga S2.
- “Resistance” terdekat berada di 19577, dan jika berhasil ditembus, dapat melanjutkan kenaikan ke R1 hingga R3.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | |
| 19974 | 19831 | 19635 | 19492 | 19296 | 19153 | 18957 |
| Buy Avg | 19780 | Sell Avg | 19390 |
Rekomendasi ini perlu dipertimbangkan bersamaan dengan perkembangan terbaru di pasar, termasuk data NFP yang akan dirilis malam ini. Selalu waspada terhadap perubahan kondisi pasar dan risiko investasi sebelum membuat keputusan investasi.
