Pada hari Jumat minggu lalu, pasangan mata uang EUR/USD mengalami pergerakan yang menarik dan berikut adalah beberapa poin penting yang perlu diperhatikan:
1. Pergerakan Pasangan Mata Uang: Selama jam perdagangan sesi Amerika Utara, pasangan mata uang EUR/USD awalnya mengalami kenaikan dan mencapai ketinggian harian di 1.1000. Namun, pergerakan ini berbalik setelah data inflasi AS yang dirilis menunjukkan kenaikan, memicu minat investor terhadap dolar AS yang dianggap sebagai mata uang safe-haven. Akibatnya, pasangan mata uang EUR/USD turun kembali dan diperdagangkan di sekitar 1.0944, mengalami penurunan sebesar 0.20%.
2. Dampak Data Inflasi AS: Data inflasi AS memiliki pengaruh signifikan terhadap pergerakan pasangan mata uang. Meskipun Consumer Price Index (CPI) AS pada bulan Juli mengalami penurunan, angka Producer Price Index (PPI) AS justru meningkat di atas ekspektasi. PPI inti yang mengukur inflasi dari barang-barang yang volatile juga mengalami kenaikan yang melebihi perkiraan.
3. Kekuatan Dolar AS: Dolar AS mengalami penguatan setelah data PPI AS dirilis, dan indeks dolar AS naik sebesar 0.35% ke 102.730. Kenaikan yield obligasi pemerintah AS juga ikut memberi dorongan pada penguatan dolar AS, sehingga menekan pasangan mata uang EUR/USD.
4. Sentimen Konsumen dan ECB: Universitas Michigan melaporkan bahwa consumer sentiment AS turun sedikit pada bulan Agustus. Di sisi lain, survei dari Reuters menunjukkan bahwa mayoritas ekonom memperkirakan European Central Bank (ECB) akan mempertahankan tingkat bunga tidak berubah pada bulan September.
5. Data Inflasi Zona Euro: Data inflasi dari Perancis dan Spanyol di Zona Euro menunjukkan variasi. Inflasi Perancis berada di bawah angka bulan Juni, sedangkan inflasi Spanyol naik dari bulan sebelumnya.
6. Support dan Resistance: Secara teknikal, pasangan mata uang EUR/USD menghadapi level support dan resistance yang penting. Support terdekat berada di 1.0920, dan jika berhasil ditembus, potensi penurunan bisa mengarah ke level 1.0900 dan kemudian 1.0846. Di sisi lain, resistance terdekat ada di 1.1000, dan jika pasangan mata uang ini berhasil naik melampaui level tersebut, potensi kenaikan menuju 1.1042 dan 1.1102 bisa terjadi.
Pergerakan pasangan mata uang sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor ekonomi dan geopolitik. Dalam pengambilan keputusan investasi atau perdagangan, penting untuk mempertimbangkan analisis yang komprehensif serta perkembangan terbaru dalam pasar global.
