News

Saham Teknologi Nasdaq Untungkan Wall Street, Dow Jones Tertekan Saham Johnson&Jhonson

Pada perdagangan yang berakhir pada Selasa dinihari tanggal 22 Agustus 2023, terjadi lonjakan harga saham teknologi di bursa Wall Street, yang mengangkat beberapa indeks utama.

Indeks Nasdaq, yang dikenal dengan konsentrasi saham-saham teknologi, mengalami rebound yang kuat dengan kenaikan sebesar 1,6% menjadi 13.497,59. Hal ini diikuti oleh S&P 500 yang naik sebesar 0,7% menjadi 4.399,77. Namun, Dow Jones mengalami penurunan sebesar 0,1% menjadi 34.463,69, terutama dipicu oleh tekanan saham Johnson & Johnson.

Lonjakan harga saham di Nasdaq terjadi karena aksi pembelian saham teknologi yang tergolong sebagai “bargain hunting” setelah pekan sebelumnya terjadi penurunan harga yang cukup signifikan, yang pada akhirnya menurunkan Nasdaq ke posisi penutupan terendah dalam dua bulan.

Beberapa saham teknologi yang mengalami kenaikan yang signifikan adalah:

  1. Saham cybersecurity Palo Alto Networks, yang melonjak 14% setelah melaporkan pendapatan fiskal kuartal keempat yang melebihi ekspektasi.
  2. Saham Nvidia, yang naik 8% lebih setelah HSBC mengulangi peringkat Beli pada saham pembuat chip ini dan menaikkan target harganya.

Namun, Dow Jones mengalami penurunan akibat saham Johnson & Johnson yang anjlok hingga 3% setelah mengumumkan rencana menukar saham biasa mereka dengan saham biasa Kenvue, perusahaan yang dimiliki oleh Johnson & Johnson.

Secara sektoral, penguatan terjadi pada sektor saham semikonduktor dengan Philadelphia Semiconductor Index melonjak sebesar 2,8%. Selain itu, saham perangkat lunak juga mengalami penguatan, dengan Dow Jones U.S. Software Index naik sebesar 1,8%. Saham-saham di sektor bioteknologi dan perangkat keras komputer juga memberikan kontribusi kuat terhadap lonjakan di indeks Nasdaq.