Pada sesi perdagangan AS Jumat malam pekan lalu, pasangan mata uang EUR/USD mengalami pergerakan volatil. Pasangan ini membuka perdagangan di level 1.0792 dan kemudian melemah ke level terendah dalam satu minggu di sekitar 1.0773. Namun, dolar AS menguat setelah data aktivitas bisnis AS yang lebih kuat dari perkiraan pasar dirilis. Indeks dolar AS naik sebanyak 0.57% ke level 104.177.
Selama pekan itu, EUR/USD terus mengalami tekanan penurunan, dengan penutupan di level 1.0773. Penurunan ini terutama dipicu oleh kekuatan dolar AS. Pada awal pekan, indeks dolar AS dibuka di level 104.150 dan berhasil mempertahankan kekuatannya hingga akhir pekan di level 104.177. Meskipun sempat jatuh ke 103.270 setelah data Nonfarm Payrolls dirilis, dolar AS berhasil pulih setelah data PMI manufaktur dari ISM yang lebih baik dari perkiraan.
Laporan aktivitas bisnis dari ISM menunjukkan bahwa Purchasing Manager Index (PMI) manufaktur pada bulan Agustus meningkat dari 46.4 menjadi 47.6, mengalahkan perkiraan pasar sebesar 47.0. Meskipun masih berada di bawah angka 50.0 yang menunjukkan kontraksi, peningkatan ini memberikan indikasi optimisme dalam aktivitas bisnis AS. Indeks employment juga naik ke 48.5, melebihi perkiraan sebesar 44.2.
Kebanyakan komponen dalam laporan tersebut juga menunjukkan perbaikan, mengindikasikan prospek yang lebih cerah dalam aktivitas bisnis AS. Meskipun data Nonfarm Payrolls bervariasi, dengan penambahan pekerjaan lebih tinggi dari perkiraan sementara upah menurun dan tingkat pengangguran naik lebih dari yang diperkirakan, dolar AS awalnya mengalami penurunan. Namun, dolar AS segera pulih setelah data PMI manufaktur dari ISM yang lebih kuat dari perkiraan.
Investor juga menahan diri mengenai kenaikan suku bunga yang mungkin dilakukan oleh European Central Bank (ECB) pada bulan September. Hal ini mengakibatkan euro kehilangan daya tarik pada hari Kamis.
Untuk analisis teknis, “support” terdekat berada di level 1.0760, dan jika berhasil ditembus, pasangan mata uang ini mungkin akan melanjutkan penurunan ke level 1.0730 dan kemudian 1.0700. Di sisi lain, “resistance” terdekat berada di level 1.0815, dan jika berhasil ditembus, pasangan mata uang ini mungkin akan melanjutkan kenaikan ke level 1.0830 dan kemudian 1.0890.
