Pada awal pekan perdagangan saham Wall Street, terjadi pergerakan positif di semua indeks utama hingga akhir sesi Selasa dinihari (12/9).
Indeks Nasdaq memimpin kenaikan dengan melonjak sebesar 1,1% menjadi 13.917,89, S&P 500 naik 0,7% menjadi 4.487,46, dan Dow Jones naik 0,3% ke level 34.663,72.
Kenaikan tajam di Nasdaq disebabkan oleh lonjakan saham Tesla sebesar lebih dari 10% setelah Morgan Stanley meningkatkan peringkat sahamnya menjadi “Overweight” dari “Equal-Weight.”
Saham produsen chip Qualcomm juga ikut memberikan kontribusi positif terhadap Nasdaq dengan melonjak 3,9% setelah mengumumkan perjanjian dengan Apple untuk memasok Sistem Modem-RF Snapdragon 5G.
Ada juga lonjakan signifikan pada saham Hostess Brands, yang naik sebesar 19,1% setelah perusahaan pembuat Twinkie tersebut setuju untuk diakuisisi oleh J.M. Smucker dalam sebuah transaksi tunai dan saham senilai sekitar $5,6 miliar.
Sentimen positif di Wall Street juga tercermin dari berkurangnya kekhawatiran terkait prospek suku bunga setelah laporan dari Wall Street Journal mengindikasikan perubahan sikap pejabat Federal Reserve (Fed) terhadap suku bunga.
Seorang pejabat Fed bernama Nick Timiraos menyatakan bahwa bank sentral kemungkinan akan menghentikan rangkaian kenaikan suku bunga yang terjadi belakangan ini. Timiraos mengungkapkan bahwa beberapa pejabat Fed masih enggan mengambil risiko dengan menaikkan suku bunga terlalu banyak.
Kenaikan saham juga dipimpin oleh sektor maskapai penerbangan yang mengalami kenaikan sebesar 1,7% pada NYSE Arca Airline Index.
Selain itu, saham-saham emas juga mengalami kenaikan yang signifikan, dengan NYSE Arca Gold Bugs Index naik sebesar 1,5%.
