Pasangan mata uang EUR/USD mengalami penurunan dan turun di bawah level 1.0700, bergerak sekitar 1.0680 selama sesi perdagangan AS pada hari Selasa. Penurunan ini terjadi karena data perumahan AS yang mengecewakan mempengaruhi sentimen pasar dan mendukung penguatan dolar AS, yang pada gilirannya menekan pasangan mata uang EUR/USD.
Pada hari yang sama, AS merilis data Building Permits untuk bulan Agustus yang menunjukkan kenaikan sebesar 6,9%, sementara angka Housing Starts turun sebesar 11,3%. Data yang menunjukkan ketidakpastian dalam sektor perumahan AS ini mempengaruhi sentimen pasar dan memberikan dukungan pada dolar AS.
Selama sesi perdagangan Eropa pada hari Selasa, EUR/USD sempat menguat di atas 1.2700 karena sentimen pasar yang lebih positif menurunkan permintaan terhadap dolar AS. Selain itu, harga saham energi menguat karena kenaikan harga minyak mentah.
Harga minyak mentah terus naik karena outlook yang ketat dalam produksi oleh Arab Saudi dan Rusia. Kedua negara ini mengumumkan bahwa mereka akan memperpanjang pemangkasan produksi minyak mentah mereka hingga akhir tahun 2023. Hal ini akan membuat produksi minyak mentah Arab Saudi mendekati 1,3 juta barel per hari.
Laporan dari International Energy Agency (IEA) juga menyebutkan bahwa pengurangan produksi oleh OPEC+ akan menghasilkan defisit pasokan minyak mentah yang signifikan pada kuartal keempat, yang dimulai pada bulan September. Defisit pasokan ini memiliki potensi untuk mendorong harga minyak mentah lebih tinggi.
Di sisi zona euro, data inflasi bulan Agustus menunjukkan bahwa Harmonized Index of Consumer Prices (HICP) tetap berada pada 5,3% YoY, meskipun angka inflasi inti tahunan mengalami revisi turun ke 5,2% dari perkiraan sebelumnya di 5,3%. Sementara itu, angka inflasi inti bulanan dilaporkan berada pada 0,5%, sedikit di bawah angka sebelumnya di 0,6%.
Angka inflasi yang kuat di zona euro memicu spekulasi bahwa European Central Bank (ECB) mungkin telah berhenti meningkatkan suku bunga.
Dalam hal support dan resistance, “support” terdekat untuk EUR/USD berada di sekitar 1.0630, yang jika berhasil ditembus dapat melanjutkan penurunan ke 1.0590 dan kemudian 1.0545. Di sisi lain, “resistance” terdekat berada di sekitar 1.0700, yang jika berhasil ditembus dapat membawa pasangan mata uang ini menuju 1.0765 dan kemudian 1.0800.
