PT KONTAK PERKASA | Harga emas menjalani sesi yang stabil pada hari Rabu (1/11) setelah mengalami penurunan dalam dua sesi perdagangan sebelumnya akibat kenaikan imbal hasil Treasury. Fokus pasar pun mulai beralih ke keputusan yang akan diambil oleh Federal Reserve.
Emas batangan telah mengalami pelemahan dalam minggu ini setelah sempat melonjak di atas level $2.000 per ons pada hari Jumat, mencatat pencapaian tersebut untuk pertama kalinya sejak bulan Mei. Kenaikan tersebut dipicu oleh pembelian aset safe haven yang meningkat akibat gejolak di Timur Tengah. Meski begitu, harga emas mengalami penurunan sebesar 0,6% pada hari Selasa setelah data menunjukkan bahwa biaya tenaga kerja AS meningkat secara tak terduga pada kuartal ketiga, yang memberikan penekanan pada pasar tenaga kerja yang kuat dan berisiko mempertahankan inflasi di atas target yang ditetapkan oleh The Fed.
Para trader yang berdagang dalam pasar derivatif menilai bahwa para pengambil kebijakan di The Fed akan mempertahankan suku bunga saat mereka mengadakan pertemuan pada hari Rabu, meskipun taruhan atas kenaikan suku bunga lebih lanjut pada akhir tahun semakin meningkat. Kenaikan suku bunga biasanya berdampak negatif bagi harga emas batangan karena logam mulia ini tidak memberikan imbal hasil.
Selain keputusan yang sangat ditunggu-tunggu dari The Fed, para pelaku pasar obligasi juga siap menghadapi lonjakan pasokan obligasi dan surat utang. Hal ini terjadi seiring dengan ekspektasi bahwa Departemen Keuangan akan mengumumkan rencana penjualan utang yang lebih besar dalam pengumuman pengembalian dana triwulanan yang dijadwalkan pada hari Rabu. Aksi jual obligasi telah menyebabkan imbal hasil obligasi Treasury naik ke level tertinggi sejak sebelum terjadinya krisis keuangan global, yang juga turut menambah tekanan pada harga emas.
Harga emas di pasar spot mengalami perubahan yang sangat terbatas, diperdagangkan pada angka $1.983,70 per ons pada pukul 8:04 pagi waktu Singapura. Indeks Spot Dolar Bloomberg mengalami stagnasi. Harga perak cenderung stabil, sementara paladium mengalami kenaikan tipis dan platinum mengalami penurunan. (Arl) PT KONTAK PERKASA
Sumber : Bloomberg
