KONTAK PERKASA FUTURES | Harga emas mengalami penurunan moderat pada hari Selasa (19/12) setelah sejumlah pejabat Federal Reserve merendahkan ekspektasi tentang pelonggaran kebijakan bank sentral yang lebih dovish dalam waktu dekat. Walaupun demikian, emas masih bertahan di atas level psikologis $2.000 per ons, kendati menuju ke level terendah $2.000 setelah menerima sinyal kurang dovish terkait kebijakan moneter AS.
Penguatan dolar, yang mengalami lonjakan tajam dari posisi terendah empat bulan dalam minggu ini, memberikan tekanan tambahan pada harga emas. Emas di pasar spot mengalami penurunan sebesar 0,1%, mencapai $2.024,67 per ons, sementara emas berjangka yang berakhir pada bulan Februari turun 0,1% menjadi $2.038,20 per ons pada pukul 00:35 ET (05:35 GMT).
Pernyataan pejabat The Fed pada hari Senin menunjukkan bahwa antusiasme pasar terhadap penurunan suku bunga dalam waktu dekat tidak memiliki dasar yang kuat. Selain itu, mereka menyatakan bahwa tingkat inflasi yang tinggi dapat membuat kondisi moneter menjadi lebih ketat untuk jangka waktu yang lebih lama. Pernyataan ini berdampak pada sentimen pasar terhadap emas, memicu penurunan tersebut. KONTAK PERKASA FUTURES
Sumber : Investing.com
