KONTAK PERKASA FUTURES | Harga emas mencapai level tertingginya dalam tiga minggu pada hari Rabu (27/12), didorong oleh minat pembelian emas batangan dengan imbal hasil nol sebagai antisipasi penurunan suku bunga AS pada tahun depan. Penurunan dolar dan imbal hasil obligasi juga turut mendukung kenaikan harga emas.
Harga emas di pasar spot naik 0,5% menjadi $2,077.01 per ons, mencapai tertinggi sejak 4 Desember. Emas berjangka AS juga mengalami peningkatan sebesar 1,1%, ditutup pada $2,093.10.
Penurunan indeks dolar ke level terendah dalam lima bulan dan pencatatan penurunan tahunan pertama sejak 2020 membuat emas batangan semakin menarik bagi pembeli internasional. Imbal hasil Treasury 10-tahun, yang menjadi patokan, juga menyentuh level terendah sejak 24 Juli.
Harga acuan emas London bahkan melampaui rekor sebelumnya yang dicatat pada Agustus 2020, mencapai $2,069.40 per troy ounce, menurut London Bullion Market Association.
Perak mengalami kenaikan sebesar 0,1% menjadi $24,225 per ons, sementara platinum melonjak 1,7% mencapai level tertinggi dalam enam bulan di $994,91. Paladium, di sisi lain, mengalami penurunan sebesar 2,1% menjadi $1,149.30, bersiap mengakhiri tahun dengan performa terburuk sejak 2008 jika kerugian terus berlanjut. KONTAK PERKASA FUTURES
Sumber: Reuters
