Indeks Nikkei 16 Agustus 2023

Pada tanggal 16 Agustus 2023, indeks Nikkei mengalami peningkatan sebesar 0,56% pada sesi sebelumnya, mencapai posisi 32.239. Selain itu, indeks saham kapitalisasi besar Topix juga mengalami kenaikan sebesar 0,41% menjadi 2.290. Di pasar berjangka, indeks Nikkei untuk bulan September 2023 juga naik 0,50% dan ditutup pada level 32.250.

Peningkatan ini terjadi karena indeks Nikkei mengalami rebound dari posisi penutupan terendah dalam satu bulan, yang dipicu oleh aksi pembelian saham teknologi sebagai respons terhadap laporan pertumbuhan ekonomi kuartal kedua.

Data Produk Domestik Bruto (PDB) Jepang untuk kuartal kedua tahun 2023 menunjukkan peningkatan sebesar 1,5% secara quarter-on-quarter (qoq) dan 6% year-on-year (yoy). Angka ini jauh melampaui ekspektasi yang sebelumnya hanya sebesar 0,8% dan 3,1%.

Pasar juga dipengaruhi oleh situasi di Wall Street, di mana bursa saham AS mengalami penurunan dan indeks Dow Jones serta S&P 500 turun ke level terendah dalam sebulan setelah data penjualan ritel AS dirilis.

Harga minyak jenis WTI juga mengalami penurunan sebesar 2%, mencapai kurang dari $81 per barel. Penurunan ini disebabkan oleh data ekonomi yang lemah dari China, yang seimbang dengan pengetatan pasokan minyak.

Sentimen pasar juga dipengaruhi oleh rilis data Indeks Tankan, yang diperkirakan akan menunjukkan angka yang lebih tinggi dari periode sebelumnya.

Dilihat dari segi teknis, analisis mengindikasikan bahwa indeks Nikkei berjangka diperkirakan akan melemah. Pada awal sesi perdagangan berikutnya, indeks diperkirakan akan turun ke level 32.120. Jika penurunan berlanjut, maka kemungkinan akan mencapai level support pertama (S1) hingga support ketiga (S3). Namun, jika terjadi pergerakan berbalik arah, indeks dapat naik ke level 32.290. Jika kenaikan ini berlanjut, maka indeks dapat mencapai level resistance pertama (R1) hingga resistance ketiga (R3).

R3R2R1PivotS1S2S3
32723325563240332236320833191631763
Buy Avg32340Sell Avg31880