Untuk rekomendasi Hang Seng pada tanggal 21 Agustus 2023, perdagangan di bursa Hong Kong pada akhir pekan sebelumnya ditutup dengan penurunan sebesar 2,05% dan berakhir pada level 17.950,85.
Indeks saham Cina Enterprise (HSCE) juga mengalami penurunan sebesar 2,31% menjadi 6146,99. Indeks Hang Seng berjangka kontrak Agustus 2023 juga mengalami penurunan sebesar 1,97% dan berada pada posisi 17901.
Hang Seng terpengaruh oleh laporan bahwa China Evergrande, pengembang properti yang memiliki beban utang yang besar, mengajukan permohonan kebangkrutan di pengadilan AS pada hari Kamis.
Sementara itu, kontrak berjangka AS mengalami sedikit penurunan, seiring dengan meningkatnya imbal hasil Treasury jangka panjang dan tanda-tanda lebih lanjut tentang kebijakan ketat dari Federal Reserve (Fed).
Sebagai faktor yang mempengaruhi pasar hari ini, bursa Wall Street pada akhir pekan sebelumnya terbebani oleh kekhawatiran mengenai perlambatan ekonomi China, risalah pertemuan hawkish dari Fed, serta kenaikan yield obligasi AS.
Harga minyak mentah WTI pada pekan sebelumnya turun di bawah $81 per barel, karena melemahnya ekonomi China dan kekhawatiran akan potensi kenaikan suku bunga lebih lanjut di AS.
Dilihat dari perspektif teknikal, para analis memperkirakan bahwa indeks Hang Seng cenderung melemah. Pada awal sesi, kemungkinan akan turun ke posisi 18020, dan jika tembus ke bawah, dapat meluncur ke level S1 hingga S2.
Namun, jika pergerakan berbalik arah, maka ada potensi kenaikan ke posisi 18140. Jika tembus ke atas, bisa naik lebih lanjut hingga mencapai level R1 hingga R2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | |
| 18754 | 18578 | 18239 | 18063 | 17724 | 17548 | 17209 |
| Buy Avg | 18239 | Sell Avg | 17680 |
