Rupiah Selasa Siang Menguat ke Rp15.252/USD; Dollar di Asia Turun Terbatas, Hari Keduanya

Dalam pergerakan pasar uang pada Selasa siang (29/8), nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terpantau menguat, melanjutkan tren penguatan dari sesi pagi. Sementara itu, dolar AS di pasar menunjukkan penurunan setelah melemah dalam sesi global sebelumnya.

Rupiah terhadap dolar AS siang ini mengalami kenaikan sebesar 0,27% atau 41 poin, sehingga mencapai level Rp 15.252 dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp 15.293. Rupiah terus menguat dan mencapai level tertinggi dalam 2,5 minggu.

Analis memperhatikan bahwa perdagangan rupiah versus dolar pada hari ini dimulai dengan kenaikan menuju level Rp 15.261, kemudian mengalami koreksi ke level Rp 15.275, dan akhirnya pada siang hari WIB tercatat di posisi Rp 15.252.

Penguatan rupiah terjadi ketika dolar AS di pasar uang Asia mengalami penurunan setelah melemah dalam sesi global sebelumnya. Penurunan ini terjadi karena investor tengah menunggu rilis data manufaktur dan tenaga kerja AS yang dijadwalkan akan keluar pada minggu ini, data ini akan mempengaruhi arah pasar selanjutnya.

Indeks dolar, yang mengukur nilai dolar terhadap sekeranjang enam mata uang utama, pada siang hari WIB turun ke level 103,93, dibandingkan dengan level penutupan sesi sebelumnya di 103,98.

Di pasar saham, indeks IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) pada akhir sesi pertama Selasa mengalami kenaikan sebesar 30,551 poin atau 0,44%, mencapai level 6.952,278. Bursa saham di kawasan Asia secara umum mengalami kenaikan, mengikuti pergerakan Wall Street yang ditutup dengan kenaikan pada sesi sebelumnya.

Dalam analisis lebih lanjut, dolar AS terhadap rupiah pada hari ini terlihat mengalami pelemahan, dengan dolar di pasar Asia cenderung menurun. Untuk pergerakan rupiah terhadap dolar dalam satu minggu ini, diperkirakan akan berada dalam kisaran antara Rp 15.391 hingga Rp 15.185.