Harga emas berhasil mengumpulkan kekuatan untuk melanjutkan pemulihannya dan mencapai ketinggian sekitar $1,937. Penguatan ini terjadi karena Jerome Powell, ketua the Fed, kembali menggarisbawahi bahwa bank sentral AS akan terus berdasarkan data ekonomi dalam mengambil kebijakan moneter lebih lanjut. Pernyataan ini mendorong pelemahan dolar AS, yang mengakibatkan indeks dolar AS turun sebesar 0.20% menjadi 103.750, dan juga memberikan dorongan naik kepada harga emas.
Jerome Powell juga menyoroti bahwa inflasi saat ini lebih responsif terhadap pasar tenaga kerja. Oleh karena itu, data JOLTS dan data lainnya terkait pasar tenaga kerja yang akan dirilis dalam minggu ini akan menjadi penting dalam menentukan langkah selanjutnya oleh the Fed.
Penguatan harga emas juga didukung oleh melemahnya dolar AS serta penurunan yields obligasi AS. Meskipun indeks dolar AS kesulitan untuk naik di atas 104.00, yields obligasi AS 10 tahun turun mendekati level 4.18%.
Dalam konteks ini, dukungan (support) dan resistensi (resistance) untuk harga emas terlihat sebagai berikut:
- Support terdekat: $1,911 (jika berhasil tembus, dapat lanjut ke $1,901 dan kemudian $1,889).
- Resistance terdekat: $1,937 (jika berhasil tembus, dapat lanjut ke $1,947 dan kemudian $1,960).
