Pada tanggal 5 September 2023, Hang Seng mengalami lonjakan signifikan dengan kenaikan sebesar 2.51% menjadi 18,844.2. Ini adalah posisi tertinggi dalam 3 minggu, didorong oleh lonjakan saham-saham properti setelah pemerintah Beijing mengizinkan kota-kota terbesar untuk mengurangi pembayaran bagi pembeli rumah dengan suku bunga yang lebih rendah pada hipotek yang ada.
Selain itu, harapan akan adanya jeda dalam kebijakan ketat Federal Reserve (Fed) AS dan pengumuman stimulus dari China telah memberikan dorongan positif pada bursa saham Eropa dan Asia, termasuk Hang Seng.
Harga minyak WTI juga menguat di atas $85 per barel, mencapai tertinggi dalam 9 bulan lebih, karena ekspektasi bahwa OPEC+ akan menjaga pasokan minyak tetap terbatas.
Secara teknikal, analis memperkirakan bahwa Hang Seng mungkin akan mengalami koreksi. Level-level penting yang perlu diperhatikan adalah:
- Support terdekat: 18,610 (jika berhasil ditembus, dapat melanjutkan penurunan ke S1 hingga S2).
- Resistance terdekat: 18,770 (jika berhasil ditembus, dapat melanjutkan kenaikan ke R1 hingga R3).
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 19343 | 19120 | 18961 | 18738 | 18579 | 18356 | 18197 |
| Buy Avg | 18840 | Sell Avg | 18555 |
Namun, selalu ingat bahwa pasar saham dapat dipengaruhi oleh berita dan peristiwa ekonomi yang terbaru, jadi selalu penting untuk mengikuti perkembangan terkini sebelum membuat keputusan investasi.
